Laman

24 August 2011

Jangan Menyerah:Mission in Possible


tak ada manusia
yang terlahir sempurna
jangan kau sesali
segala yang telah terjadi
*courtesy of LirikLaguIndonesia.net
kita pasti pernah
dapatkan cobaan yang berat
seakan hidup ini
tak ada artinya lagi

syukuri apa yang ada
hidup adalah anugerah
tetap jalani hidup ini
melakukan yang terbaik

tak ada manusia
yang terlahir sempurnaipopulerkan
jangan kau sesali
segala yang telah terjadi

Tuhan pasti kan menunjukkana
kebesaran dan kuasanya
bagi hambanya yang sabar
dan tak kenal putus asa


Dipopulerkan oleh D'Massiv
 
Kemarin boleh di bilang adalah hari 'gado-gado' saya. Betapa tidak karena kemarin malam nya saya bergadang dari jam1 pagi sampai benar-benar pagi beneran. Sampai berangkat kerja badan saya rasanya serasa terbang [fly] atau gliyat gliyut. Belum selesai sampai di situ-setelah sampai katorpun derita saya masih berlanjut yaitu mata ini rasanya kayak mokeluar apinya alias panas dan mengantuk berat. Lagi-lagi derita masih berlanjut, karena ternyata saya tidak katut pada pkerjaan proyek pas lebaran ini [padahal saya sudah terlajur batalin semua rencana-rencana]. Dan gara-gara berita 'buruk' ini kantuk saya sekejap mendadak hilang berganti dengan rasa kecewa dan semangkuk amarah.
 
Tetapi ibarat pepatah Habis gelap terbitlah terang, Alkhamdullilah hari itu juga sekitar jam13.30 selepas sholat Dhzuhur di kantor ada acara Memperingati Nuzurul Quran  dan saya pun ikut acara tersebut. Pembicaranya adalah Bapak Misbahul Huda Direktur Utama PT. Temprina Media Grafika- Jawa Pos Group sekaligus pengarang buku Mission in Possible. Materi yang di bawakan dalam tausiah Beliau adalah tentang rasa syukur, semangat pantang menyerah, etos kerja dan bekerja dengan sebaik-baiknya. Sungguh paparan-paparaan yang Beliau sampaaikan laksana oase di padang pasir yang tandus buat saya. Alkhamdullilah setelah acara tersebut semangat saya kembali pulih setelah sebelumnya sempat drop dan dehidrasi.

Jadilah Diri sendiri Yang Terbaik


Jika kau tidak dapat menjadi pohon meranti di puncak bukit
Jaddilah semak belukar di lembah,
Jadilah semak belukar yang teranggun di sisi bukit
Kalau bukan rumput, semak belukar pun jadilah

Jika kau tak boleh menjadi rimbun, jadilah rumput
Dan hiasilah jalan di mana-mana
Jika kau tak dapat menjadi ikan mas, jaadilah ikan sepat
Tapi jadilah ikan sepat terlincah di dalam paya

Tidak semua dapat menjadi nahkoda, lainnya harus menjadi awak kapal dan penumpang
Pasti ada sesuatu untuk semua.
Karena ada tugas berat, maka ada tugas ringan
Diantaranya dibuat yang lebih berdekatan
Jika kau tak dapat menjadi bulan, jadilah bintang

Jika kau tak dapat menjadi jagung, jadilah kedelai
Bukan dinilai kau kalah atau menang
JADILAH DIRIMU SENDIRI YANG TERBAIK

Douglas Mallock

Penggalan kata-kata diatas adalah salah satu kata-kata yang paling saya ingat dan salah satu yang paling berkesan dan membekas di hati saya. Kata-kata itu saya temukan pada buku Berani Gagal karangan Bili P.S Lim yang saya baca sekitaran tahun 2004 saat masih kuliah dulu. Cukup lama memang tapi kata-kata diatas laksana obat yang mujarap untuk membuat saya pribadi khusus untuk selalu optimis dan semangat dalam menjalani hidup ini. Dan cukup dengan Menjadi diri sendiri Yang Terbaik Insya Alloh kita tidak masuk dalam golongan oraang-orang yang lemah dan mudah putus asa. Semoga

23 August 2011

Good News dari kampung halaman


Dalam suatu siang pada suatu kesempatan ketika diri ini bingung untuk melakukan apa, ketika kerjaan proyek dalam masa 'penantian' panjang akhirnya otak ini berpikir keras-kira apa ya yang bisa saya perbuat?. Akhirnya terbersitlah dalam benak ku untuk menanyakan kabar kambingku di kampung. Hari itu kalau tidak salah hari jumat sekitar jam11 siang sebelum berangkat sholat jumat di masjid-saya ketiklah sms ke kampung menanyakan kondisi kambingku dah beranak apa belum, karena ada informasi bahwa kambingku itu lagi hamil. Selang beberapa saat kemudian datanglah balasan sms yang isinya mengabari bahwa kambingnya belum beranak-mungkin dalam waktu dekat ini. Dan langsung lah aku balas Alkhamdullilah kalau begitu. Dan tidak di nyana-nyana tepat beberapa saat setelah saya pulang dari jumatan handphone saya kembali berbunyi-ada sms masuk. Dan setelah saya liat, eh ternyata sms dari kampung halaman ya udah langsung lah saya buka. Dan Subbekhanalloh,,hari itu juga kambingku yang sebelumnya aku tanyakan tadi melahirkan, Alkhamdullilah ya Alloh betapa senangnya diri ini. Dan katanya kambing yang satunya juga lagi hamil dan hanya tinggal menunggu waktu saja untuk beranaknya. Sungguh tiada henti diri ini mengucapkap syukur kepada-Mu atas rizqi yang salama ini telah Engkau berikan kepada hamba. kalau demikian apakah masih kita mengingkari semua nikmat yang telah diberikan??

Sebuah konsep hidup sederhana yang nikmatnya sungguh tiada terhingga, walau mungkin nilainya tidaklah seberapa tapi inilah yang membuat hati ini bahagia. Amien ya Robb

27 July 2011

Motivasi

Mencari motivasi, menciptakan motivasi, mengalihkan motivasi, entahlah apa bahasanya ketika seseorang tidak menemukan motivasi untuk semangat bangun pagi, untuk semangat menjalani hari atau bahkan hanya sekedar semangat untuk bermimpi. Sudah kehabisan cara unutk menemukan motivasi, bahkan menagispun sama sekali tidak membuat lega. Seharusnya memang tidak boleh begini, harus kuat seperti yang orang-orang katakan, harus terus bersabar seperti yang seseorang katakan, tapi beginilah adanya. Inilah sisi dari sesorang yang mengingkari bahwa motivasi sesungguhnya berasal dari diri sendiri. Toh, Boleh2 saja kan kadang kita menunjukkan sisi dari kita yang lain, bukan sisi kita yang kuat.

21 July 2011

Bulan Madu kehamilan



Alhamdulillah usia kandunganku sudah memasuki bulan ke tiga di mana sesuai referensi yang aku baca  janin sekarang sudah mulai belajar membuat ekspresi di dalam rahim, menyipit, berkerenyit, menyeringai, dan bahkan menghisap jempolnya, berkat impuls atau rangsangan dari otaknya, otot wajah.  Janin sudah dapat bekerja menghasilkan berbagai macam ekspresi wajah. Panjang janin dari kepala ke bokong saat ini berkisar 80 – 93 mm dengan perkiraan berat badan hampir 25 - 45 gram. Beberapa organ seperti hati dan pangkreas sudah mulai berfungsi. Terharu sekali melihat perkembangannya. Tak sabar pengen merasakan gerakannya, yang akan aku rasakan beberapa minggu lagi.
Menurut referensi pula, bulan ini disebut sebagai Bulan Madu di kala kehamilan karena energi Ibu yang sudah kembali normal, berkurangnya keluhan muntah, dan meningkatnya rangsang libido. Memang benar adanya, rasa mual dan lemas sudah sangat berkurang. Perubahan fisikku sudah mulai kelihatan, dengan meningkatnya volume perut. Bersyukur karena sampai detik ini nikmat sehat selalu menyertaiku. Terima Kasih ya Alloh SWT telah menjagaku dan juga Janin dalam perutku.

14 July 2011

My Pregnancy Story

Setelah sebulan menikah, mulailah hal-jhal baru itu muncul: Aku yang biasanya selalu lancar dalam urusan ‘pembuangan’ tiba-tiba mengalami konstipasi. Jadilah, santapan setiap harinya adalah buah papaya dan pisang. Suami juga sedikit kebingungan, dan mengira itu hanya aku yang manja. Belum masalah konstipasi selesai, ada hal baru lagi yang muncul, yaitu ‘ngantukan’ atau cepat sekali merasa ngantuk. Memang sich selama ini juga selalu tidur duluan ketimbang suami, tapi ini benar-benar tidak wajar, tidur 10 jam di malam hari belum  menghilangkan rasa ngantuk. Alhasil di kantor bawaannya ngantuk terus. Belum badan yang terasa pegel-pegel terus. Dan tugas tambahan untuk suami adalah memijat.
Masih saja belum menyadari dengan perubahan yang terjadi, dan akhirnya iseng browsing di internet dan sedikit kaget karena tanda-tandanya mengarah ke kehamilan. Masih sedikit ragu untuk melakukan testpack, takut hanya firasat saja. Akhirnya nunggu sampai sebulan lebih terlambat menstruasi untuk melalukan test urin. Dan hasilnya, alhamdulillah positif. Senang sekali pagi itu melihat hasilnya. Dan suami yang awalnya malas bangun jadi seperti tersiram air, langsung beranjak dari tempat tidur. Seminggu kemudian pergi ke Dr. Ruddy di rumah sakit RKZ Surabaya untuk memastikan kehamilan ini. Wah senangnya ternyata setelah di USG sudah ada segumpal darah dan denyut jantung di perutku.

Setelah episode konstipasi dan pegel-pegel selesai berganti baru episodenya, yaitu mual-mual yang sangat. Memang tidak setiap hari terasa mual tapi kadang kalau mual muncul, bisa sampai empat kali selama sehari. Habis makan akan keluar dan tentunya dengan wujud yang masih sama. Yah, sia-sia lah semua makanan yang masuk. Selalu ingat pesan dokter untuk makan setiap 2 jam sekali meskipun itu mual karena itu untuk perkembangan janin. Ketika ingat nasehat itu maka, semangat untuk makan muncul kembali. Kalau di buat lebih sederhana, siklusnya adalah: makan – muntah – ngantuk – makan –muntah - ngantuk dan begitu seterusnya.

Setelah kehamilan memasuki dua bulan lebih, rasa mual semakin berkurang. Dan tentu saja di ikuti dengan episode yang baru, yaitu rasa lapar yang sangat. Juka dulu sewaktu mual, butuh kemauan yang keras untuk bisa makan setiap dua jam sekali, sekarang sudah dengan sendirinya akan merasakan lapar dalam kurun waktu dua jam. Oh ya lebih dipertegas lagi kalau rasa yang muncul adalah bukan lapar, tetapi lapar sekali. Kalau dua jam sekali harus makan, dan yang dimakan adalah karbohidrat maka akan cepat jadilah tubuh ini, jadi melar tentunya. Bersyukur karena mual sudah berkurang tetapi rasa lapar itu kadang menyikas juga. Masih belum selera makan tapi perut sudah perih banget. Alhasil harus sedia cemilan setiap waktu. Apalagi kalau ke kantor, bekalnya jadi bertambah. Selain harus bawa nasi, mesti bawa buah, cemilan dan juga permen. Ini tidak termasuk sari kedelai yang sering di bawakan sama rekan kantor. Kalau orang tidak hamil silkusnya adalah: makan – kenyang - agak kenyang – biasa - agak lapar - lapar dan lapar sekali tapi kalau orang hamil, siklusnya sangat singkat sekali, yaitu makan – kenyang - lapar sekali - makan – kenyang - lapar sekali dan seterusnya.

Sekarang episode lapar ini belum selesai, dan jika telah selesai kira-kira episodenya berganti dengan apa? kita tunggu saja kelanjutannya.

To be continued…

11 July 2011

Peran


Insya Alloh peranku di dunia akan bertambah, yaitu peran menjadi seorang ibu untuk bayi dalam kandunganku. Bersyukur dengan adanya peran baru meskipun peran yang lama sebagai anak dan istri belum terlaksana dengan baik dan masih banyak hal yang perlu diperbaiki. Terus belajar dan berbenah diri, semoga ke depannya bisa menjalankan semua peran dengan baik, seimbang dan yang penting adalah menjalankan dengan penuh  keikhlasan dan ketulusan hati tanpa ada rasa benci dan dendam. Semoga bisa, amien.